Seputar Sampah

Sampah Kantong Plastik Mendapat Kesempatan Kedua di Jalanan Ghana

Ghana termasuk dalam salah satu negara yang sering mengalami kekurangan pasokan air bersih, minim kawasan hijau dan krisis sampah. Negara yang berada di kawasan Afrika Barat ini ternyata memiliki masalah yang serius dalam hal pengelolaan sampah plastik.

Menurut sebuah video yang diunggah oleh World Economic Forum (WEF), hanya dua persen dari sampah plastik di Ghana yang didaur ulang. Prihatin dengan jumlah limbah plastik yang mencapai 22.000 ton per tahunnya, seorang insinyur bernama Nelson Boateng tergerak untuk memanfaatkan sampah plastik yang melimpah tersebut.

Dilansir dari Inhabitat, Nelplast Ghana Limited, sebuah perusahaan yang berfokus pada pemrosesan industri yang mengubah kantong plastik menjadi material bangunan. Bukan hanya kantong plastik saja yang dapat dimanfaatkan, akan tetapi hampir semua jenis sampah plastik.

Melalui inovasinya, Boateng selaku insinyur dan pendiri Nelplast berhasil menciptakan paving block dari sampah plastik. Sampah plastik yang menjadi masalah lingkungan kini memiliki manfaat baru sebagai bagian dari bahan baku untuk pembuatan jalan dan infrastruktur di Ghana.

Foto: Nelplast Ghana Limited via Facebook

Untuk membuat paving block dari sampah plastik, Boateng menciptakan mesin daur ulang sendiri dengan menggunakan besi tua, logam bekas, kabel listrik dan motor yang berhasil ia rakit pada tahun 2017. Boateng melakukan tes pertama dengan menggunakan 2.000 kg sampah plastik yang dikumpulkan dari lingkungannya di Ashaiman, timur laut Accra, ibukota Ghana.

Menurut Boateng, paving block yang terbuat dari bahan baru ini dipastikan lebih kuat dari semen, tahan lama hingga berumur 500 tahun dan tidak membutuhkan banyak bahan baku. Paving block buatannya ini terdiri dari 60 persen plastik dan 40 persen pasir dan dapat digunakan sebagai alternatif pengganti aspal. Selain itu dari segi ekonomi, paving block daur ulang ini lebih murah daripada paving block konvensional karena Nelplast hanya menjualnya seharga US 1 $ per blok.

Foto: Nelplast Ghana Limited via Facebook

Nelplast bertujuan untuk mengutamakan kepentingan lingkungan dalam semua proses industrinya. Perusahaan ini juga menjual genteng plastik dan menawarkan konsultasi dalam meluncurkan perusahaan daur ulang. Dengan mendaur ulang sekitar 70 persen limbah plastik yang dihasilkan oleh negara setiap harinya, produk yang terjual akan bermanfaat dan dapat digunakan seumur hidup.

Melalui Nelplast, Boateng ingin membuat sebuah revolusi industri daur ulang. Dia berharap bisa mengolah sampah plastik sebanyak 50% di negaranya melalui proses daur ulang yang cepat.

Boateng telah menerima dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup Ghana dengan menggunakan paving block untuk membuat trotoar yang berada di sebuah distrik di ibukota. Selain membantu membersihkan lingkungan dari sampah plastik, secara tidak langsung perusahaannya telah menciptakan lapangan pekerjaan untuk 230 orang lebih.

SUMBER